BALADA IKA KARTIKA SARI DINEGERI BETON

Disilet majikan, diperlakukan seperti binatang

Sebuah kabar mengenaskan kembali datang dari seorang BMI Hong Kong. Ika kartika sari, Bmi asal cilacap diketahui disiksa majikanya.

“Kondisinya sangat mengenaskan sekali, kepalanya gundul karena rambutnya dipotong habis sama majikannya. Bagian tangan dan kakinya  ada bekas ikatan. Dibagian perut kirinya, wajah dan pipi juga terdapat bekas luka. Kata Ika itu adalah bekas siletan dari majikannya. Bahkan tidak hanya itu , dibagian kepala dan jidatnya juga terdapat benjolan.

Nasib BMI yang bekerja di daerah New teretoris ini sangat memprihatinkan. Sebelum berlabuh menggais dolar di negeri Beton ini , Ika mengaku pernah bekerja di singapora selama 5 tahun. Dan saat ini Ika tinggal di shelter KOMI dibawah naungan bunda Mia. Dia bisa sampai dishelter ini karena kabur dari rumah majikan. Tekad kabur ini memang menjadi pilihan ika, karena ia tidak ingin dirinya jadi bulan – bulanan siksaan majikan.

Dari beberapa sumber yang menemui dan mengantar ika hingga ke shelter KOMI, kabur tersebut menjadi klimaks dari keberaniaanya. Dia mengaku tidak ingat lagi kapan pertama kali ia datang ke Hong Kong. Karena mental dan fisiknya sudah keburu jatuh oleh siksaan majikan. namun seingat dia disini ia sudah lebih dari 1 kontrak kerja.

Ika juga tidak pernah menerima gaji sampai saat dikabur. Bahkan baju – baju dia juga dibuang oleh majikan. Dirumah ia hanya pakai pampers dan pakai baju plastik.Begitu ungkap Ika. Dia mengaku majikanya memperlakukan bak binatang. Bagaimana tidak, untuk makan dia mengaku tidak pernah mendapatkan makanan yang bergizi atau setidaknya cukup untuk bekerja. Dia hanya diberi makanan sisa. kadang kala makanan di kulkas  yang sudah beku sekalipun hanya diberikan sekedar menahan lapar.

Kondisi ini masih diperparah ketika tidur yang sangat tidak teratur. Belum lagi dia mengaku tidak pernah diberi bantal atau selimut untuk melindungi tubuhnya yang kurus kering itu. Apalagi dikala musim dingin dia merasa menggigil dan kedinginan.

Menerima perlakuan yang tidak manusiawi itu sejatinya membuat ika berusaha kabur. Namun apa daya karena bila sang majikan kerja atau sang nyonya yang bekerja sebagai suster keluar rumah , Ika mengaku tangannya dirantai atau diikat. Itulah sebabnya bekas – bekas kulit yang menghitam masih ada di bagian kedua tangannya.

Kata Ika, majikanya sering menakut – nakutin atau mengancam akan menghancurkan giginya satu persatu apa bila ia berusaha kabur atau berbuat yang tidak sesuai dengan perintah majikannya. Selama beberapa waktu Ika hanya bisa berdiam sambil mencari peluang untuk kabur.  Hingga akhirnya pada pertengahan Oktober silam, sewaktu majikanya keluar dan kebetulan dia  tidak di ikat,  pintu juga tidak dikunci dia manfaatkan untuk kabur.

Dijalan ia ditolong seseorang dan diberi pakaian ala kadarnya. Serta di beri kerudung untuk sekedar menutupi kepalanya yang gundul. Kemudian oleh rekan BMI yang kebetulan saat itu sedang libur, Ika diantar ke shelter KOMI. Dan untuk saat ini Ika berada di KJRI hong Kong. Bila kasus ini di tangani oleh KJRI semoga saja majikan, agen dan PJTKI yang mengurus Ika di hukum seberat – beratnya. Jangan sampai kasus ini terulang lagi. Ini merupakan kasus kriminalitas besar. Bunda Mia selaku pimpinan KOMI menghimbau agar kasus ini dibuka secara transparan.

Ibu Sendra Utami ,selaku konsul ketenaga kerjaan KJRI Hong Kong ketika dihubungi menyatakan pihaknya sudah menghubung polisi Hong Kong dan menugaskan aparat terkait untuk menyelesaikanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s