Universitas Ciputra Distance Education (UCDE)

Dibawah bimbingan Dosen Pak Nur Agustinus, Pak Ignatius Teodore Teddy Saputra,dan Bu Poedjiati Tan.Akan memulai pembelajaran pada tanggal 7 januari 2013.
Yang mana sesuai dengan kurikulum pembelajaran, disini para peserta akan mendapatkan pengajaran mengenai Bisnis Ritel.

Harapan saya cukup Sederhana, yang mana dari pembelajaran ini kita tidak hanya mendapatkan teori saja. Akan tetapi setelah itu kita dapat take action. Ada dua esensi yang salah satunya menyebabkan kefatalan apabila tidak cermat merealisasikannya. Yaitu teori dan praktik. Teori tentunya bergantung dengan kemapuan, keilmuan tentang suatu objek, sedangkan praktik adalah tindakan langsung ke lapangan.

Kacau jika praktik tidak didasari dengan teori. Sebagian besar memang masih ada yang berpikir seperti itu setiap kali akan bertindak, sehingga ada keraguan ketika akan terjun langsung ke lapangan saat dituntut harus berbuat sesuatu. Perkataan yang sering dikeluarkan adalah ’’bagaimana saya akan melakukannya, kalau belum tahu teorinya dulu.’’ Pada akhirnya, ke mana-mana selalu mencari teori.

Dengan demikian, perlu mengklasifikasi dari sekian banyak hal yang harus dilakukan. Artinya, ada yang memang masih tergantung terhadap teori saat mau melakukan suatu hal tertentu, dan ada yang tidak membutuhkan banyak teori, turun langsung ke lapangan (take action). Apalagi untuk menjadi seorang entrepreneur (pengusaha).

Take action, merupakan langkah pilihan bagi seseorang yang ingin menjalani hidupnya di bidang entrepreneur. Untuk menjadi seorang entrepreneur, tidak perlu banyak teori, bila teori hanya membuat pikirannya semakin tambah terbebani dengan teori-teori tersebut. Justru teori-teori yang ada hanya mendatangkan keraguan yang akan selalu menghalangi saat akan bertindak.

Bob Sadino pernah mengatakan bahwa teori-teori yang menumpuk adalah sampah yang mengotori pikiran, membuat seseorang ragu dan tidak pernah berbuat apa-apa. Ada banyak buku bacaan yang berisi motivasi-motivasi untuk menjadi entrepreneur, tetapi semuanya tidak berguna bila hanya menjadi subuah teori tanpa take action langsung.

Seiring dengan itu pula, ada kata bijak yang kerapkali didengar, ’’pengalaman adalah guru yang terbaik’’. Perbanyaklah berbuat jangan pernah memperhatikan akibat yang ditimbulkannya kemudian. Dari banyak teori yang ada tanpa ada praktik, tidak cocok bagi seorang entrepreneur. Hanya menjadi keinginan yang semakin menumpuk tidak terlaksana dalam kenyataan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s