J#3 “ANALISIS SWOT untuk lokasi RITEL

Analisa SWOT Lokasi Bisnis (SWOT Analysis for Business Location)
Penentuan lokasi bisnis yang prima (prime location) adalah langkah awal yang sangat penting dilakukan bagi seseorang yang ingin memulai dan melanggengkan usaha bisnisnya. Lokasi yang prima adalah lokasi terbaik, strategis dan paling menguntungkan jika didirikan suatu tempat usaha. Lokasi prima tidak mudah terpengaruh oleh berdirinya sebuah usaha baru yang didirikan disekitarnya. Lokasi prima menjamin konsumen loyal untuk tetap berbelanja di outlet sebelumnya. Lokasi yang tidak prima rentan terhadap kompetitor baru yang cerdas dalam menentukan posisi yang pas untuk tempat usahanya dan bisa mempengaruhi performance yang ada.

Analisa SWOT adalah suatu analisa mendalam mengenai suatu bisnis baik sumber daya yang dimilikinya maupun lingkungannya. Analisa SWOT adalah suatu proses yang penting dan merupakan tahap yang harus dilakukan dalam proses manajemen strategis. Dengan melaksanakan suatu analisa SWOT, maka kita dapat mengidentifikasi aktifitas mana saja yang merupakan keunggulan dan kelemahan kita. Kemudian dapat mengetahui peluang dan ancaman apa saja dalam bisnis. Selain itu, dengan adanya kekuatan dan peluang yang ada serta mengenali kelemahan dan ancaman, maka kita dapat melakukan perbaikan yang diperlukan bagi bisnis kita.

Diperlukan sebuah analisa SWOT dalam menentukan lokasi yang prima untuk sebuah usaha bisnis. Analisa SWOT dalam lokasi digunakan untuk melihat kekekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) lokasi sebagai faktor internal yang harus diketahui sebelum kita pastikan bahwa tempat tersebut yang paling prima. Faktor eksternal berupa peluang (opportunity) dan ancaman (threat) terhadap lokasi yang akan kita pilih saat ini dan perkembangan jangka panjangnya.

Beberapa hal yang menjadi kekuatan lokasi sudah saya bahas pada tulisan saya sebelumnya, seperti kepadatan penduduk yang tinggi, daya beli masyarakat yang tinggi, trafic lancar dan padat, akses mudah, posisi hoek dan jalur orang pulang kerja, belum ada atau sedikit kompetitor, dekat central bisnis, central pemerintahan, sarana pendukung, IRS masih tinggi, tidak melanggar regulasi pemerintah setempat,diterima masyarakat, jauh dari daerah bencana alam, posisi yang kita pilih masih memungkinkan perluasan jika ada peluang maupun ancaman,dlsb. Kelemahan lokasi adalah kebalikan dari keunggulan-keunggulan lokasi yang harus didapat, seperti penduduk jarang, akses sulit, posisi satu arah, trafic jarang, daya beli masyarakat rendah, lokasi tidak aman, sering banjir, IRS rendah, kompetitor banyak, dlsb.

Peluang-peluang dalam lokasi bisa berupa, lokasi yang kita tentukan berada pada kawasan pengembangan pemukiman baru, sentral bisnis,pemerintahan, sarana pendukung baru seperti terminal-stasiun-bank-atm, perbaikan trafic dan akses yang menguntungkan lokasi bisnis kita, memungkinkan adanya perluasan karena pengembangan kawasan, kemajuan teknologi, perluasan usaha, sarana pendukung, dlsb.

Ancaman-ancaman lokasi bisa berupa, perubahan pengembangan wilayah yang sudah ada, pemindahan sentral pemerintahan dan bisnis, efek pembangunan yang mengurangi performance outlet seperti pelebaran jalan, perubahan trafic, dan kemudahan akses, perubahan regulasi pemerintah terhadap tata ruang dan peruntukan, kompetitor baru sejenis, dlsb

Setelah kita ketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari lokasi yang akan kita pilih, maka kita bisa persiapkan dan lakukan tindakan strategis berdasarkan kombinasi kekuatan dan peluang (SO), kekuatan dan ancaman (ST), kelemahan dan peluang (WO), kelemahan dan ancaman (WT).

Dasar Pertimbangan dalam Memilih Lokasi Usaha

Tempat usaha yang bagus dan dipilih harus disesuaikan dengan business plan atau rencana bisnis. Beberapa hal penting yang menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi usaha:
1.Lokasi usaha dilalui jalur dua arah, lokasi di sisi jalan jalur orang pulang kerja. Orang pulang kerja kemungkinan membeli sesuatu daripada orang yang tengah berangkat kerja. Jadi kita menggampangkan mereka mampir. Calon pembeli tak perlu mencari putaran jalan atau memutar memotong jalan.
2.Dekat pusat-pusat perbelanjaan, baik pasar tradisional maupun modern dan ramai pengunjung. Jenis usaha harus sesuai dengan segmen pengunjung dan peruntukan dari pusat belanja tsb.
yang boleh buka ada di sana. Jadi, kita, calon pengusaha, tak bisa terlalu leluasa menggunakannya.
3.Periksa dulu jenis usaha apa yang boleh berada di sana dan cari usaha yang tdk sejenis
4.lokasi usaha yang benar-benar ramai pengunjung dan pelanggan usaha, cari jenis usaha yang bisa kita tiru, tapi belum ada di lokasi tsb.
5. Kreatif menentukan jenis usaha yang tidak membutuhkan lokasi strategis tapi usahanya dicari orang banyak.
6.Pertimbangan segmen pasar dan calon pelanggan dengan lokasi yang dipilih.
7.Hati-hati dalam memilih pusat perbelanjaan yang baru dan disesuaikan dengan socio class dan perilaku berbelanja.
8.Pertimbangan biaya renovasi tempat usaha yang dibeli atau disewa.
9.Tempat usaha yang dipilih dekat dengan tempat tinggal untuk kenyamanan pengelola usaha.
10.Menilai frekuensi tingkat keramaian lokasi ,tingginya karena kepadatan ataukah cuma musiman.
11.Lingkungan usaha berada pada daerah aman dengan tingkat kriminal yang rendah.
12.Adanya sarana pendukung perlengkapan usaha yang memadai.
13.Adanya potensi kompetitor usaha sejenis dan kemampuan bersaing usaha kita.
14.Tempat usaha mudah dijangkau oleh pembeli.
15.tempat parkir tersedia dan cukup untuk jumlah pelanggan yang menjadi target.
16.lokasi usaha harus memberikan kenyamanan supplier barang dagangan.
17.Tempat usaha harus mampu mengakomodasi pertumbuhan usaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s